“Sinergitas adalah kunci dari kami dalam bekerja mengatasi persoalan masalah,” tegasnya.
Mengenai pesan yang ingin disampaikan kepada prajuritnya dalam Kunkernya kali ini, jenderal bintang dua Kopassus itu menjelaskan, mulai dari pentingnya pengamanan asset, Netralitas TNI, upaya memperkuat sinergitas antar Forkopimda, serta visi misinya agar prajuritnya harus menjadi solusi bagi permasalahan masyarakat.
Terkait Netralitas TNI, Pangdam menjabarkan bahwa, Netralitas itu tidak memilih dan tidak dipilih, tidak berpihak kepada partai atau calon manapun, serta tidak menggunakan sarana prasarana yang ada di satuan, alat peralatan dan tempat yang ada di satuan untuk digunakan bagi kepentingan kampanye salah satu golongan atau salah satu calon.
Ditanya konsekuensinya jika ada anggota yang melanggar terkait Netralitas TNI, dirinya pun menegaskan bahwa, sanksi hukumnya sudah sangat tegas. “Konsekuensi hukumnya sangat jelas dan ada proses hukumnya,” pungkasnya. (Red).













