Mengenai kesejahteraan prajurit dan keluarga, Pangdam ingin, apapila ada yang sakit dapat segera berobat dan diperhatikan. “Kalau merasa sakit segera berobat. Untuk yang sakit, terutama sakit menahun dijenguk gantian. Satu jiwa, satu korsa itu bentuk kepedulian kita yang dididik saling membantu sesama sejak awal,” katanya.
Menyinggung kerawanan bencana alam saat ini, dia berpesan, supaya tidak perlu panik dan amankan keluarga terlebih dulu. Baru melakukan upaya observasi, lokalisir, membuat dapur umum, dan melakukan pertolongan kepada masyarakat sekitar dan terdampak.
Khusus kepada prajurit Yonif 511/DY yang saat ini sebagai unsur tinggal, karena sebagian besar rekan-rekannya sedang bertugas di Papua, Pangdam meminta kepada mereka untuk menjaga dan membersihkan segala sarana dan prasarana serta materiel yang dimiliki.













