Ditambahkan, kegiatan ini diselenggarakan selain untuk memajukan profesionalisme Prajurit kedua Negara, juga sebagai wahana membangun hubungan yang kuat antara TNI AD dan Singapore Army. “Latihan jangan terlalu dibuat serius, buat mereka refresing sehingga ada dampak ekonomi dan yang penting arti persahabatannya bukan tukar menukar taktik, jalan-jalan dan makan yang banyak dalam wisata budaya,” tegas Pangdam.
“Jaga faktor keamanan, junjung tinggi kehormatan TNI AD dan satuan Kodam Jaya dengan cara mematuhi segala ketentuan dan peraturan yang berlaku selama pelaksanaan latihan, Koordinasikan dengan detail rencana kegiatan latihan ini, sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diharapkan,” tutup Pangdam.













