Pangdam Jaya mengajak kegiatan silaturahmi ini secara rutin dan berkesinambungan, karena melalui kegiatan tersebut dapat saling tukar menukar informasi antara ulama dan Umara, dimana salah satunya adalah bahaya radikalisme yang bertentangan dengan sudut pandang bangsa yang menganut Ideologi Pancasila dan hal ini wajib di waspadai secara dini.
“Tugas kita bersama untuk menghindarkan masyarakat agar tidak terjerumus dalam faham dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” tegas Pangdam Jaya.
Pangdam Jaya berharap, supaya para habaib tokoh agama dan tokoh masyarakat ikut memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa saat ini ada sekelompok orang atau ormas yang menggunakan narasi-narasi agama untuk mengajak masyarakat pada faham yang jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila.













