“Dansat harus membumi, dekat dengan prajurit,” menjadi salah satu penekanan Pangdam. Kepemimpinan, menurutnya, tidak cukup hanya hadir dalam struktur organisasi, tetapi harus dirasakan langsung oleh anggota melalui perhatian, keteladanan dan kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit beserta keluarganya.
Pangdam juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang erat dengan seluruh komponen masyarakat. Koordinasi dan sinergi harus terus diperkuat untuk mendukung pelaksanaan program sekaligus mencegah terjadinya gesekan yang dapat merugikan citra dan kewibawaan TNI.
Berbagai penekanan tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh Pangdam terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran. Sebelumnya, evaluasi juga menemukan sejumlah persoalan terkait akuntabilitas kinerja dan perbendaharaan, kepatuhan terhadap ketentuan teknis, kesesuaian penyerapan dengan Rencana Penarikan Dana (RPD), serta ketelitian dalam perencanaan belanja pegawai.













