Selain Pangdam IV/Diponegoro, forum tersebut menghadirkan Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H, S.St. M.K, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan, S.I.K, S.H, M.H, serta Wakil Ketua II Tim Pelaksana Dewan KEK, Ir. Budi Santoso, Dipl. HE.
Dalam pemaparannya, Pangdam menegaskan bahwa, stabilitas keamanan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kepercayaan investor. Karena itu, Kodam IV/Diponegoro siap memperkuat kolaborasi dengan Polda Jawa Tengah, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengantisipasi, serta mengatasi potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat kegiatan investasi.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kodam IV/Diponegoro mengoptimalkan peran satuan jajaran di wilayah Jawa Tengah untuk mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Pangdam menyampaikan bahwa, kekuatan teritorial yang dimiliki TNI AD, termasuk unsur Batalyon Teritorial Pembangunan, menjadi bagian dari upaya mendukung stabilitas wilayah melalui koordinasi dan kerja sama dengan kepolisian serta pemerintah daerah.













