Dihadapan seluruh prajurit, Pangdam mengatakan, rangkaian kegiatan pada pemberangkatan akan melalui lintas laut dengan menggunakan 3 kapal Angkatan Laut, diantaranya KRI Banda Aceh (593), KRI Teluk Bintuni (520) dan KRI Teluk Palu (523). Nantinya akan dipadukan dengan Latihan Pendaratan Administrasi (Opsratmin) oleh Kolinlamil, bertujuan untuk memberikan gambaran pelaksanaan operasi gabungan antara AL dan AD.
Seusai melaksanakan pendaratan, para personel akan melaksanakan UST Kompi terintegrasi yang diselenggarakan oleh Rindam IV/Diponegoro, dilanjutkan dengan Latposko I YTP oleh Puslatpur Kodiklatad.
“Tujuan latihan YTP adalah untuk melatihkan Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM TNI AD), koordinasi dan kerjasama serta Olah Yudha. Maka seluruh unsur mulai dari Komandan hingga jajaran harus paham dan saling kerjasama agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” tegas Pangdam.













