Sementara itu, untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang Bela Negara, Ketahanan Nasional, Stunting, Posyandu, dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) juga dapat dilaksanakan dengan baik sesuai rencana.
Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat.
“Saya selaku Panglima Kodam IV/Diponegoro sekaligus sebagai Pengendali Kegiatan Operasi (PKO), mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh anggota TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat yang selama satu bulan, sejak tanggal 10 Mei sampai dengan 8 Juni 2023, saling bahu-membahu bersama-sama menyelesaikan program TMMD ke-116,” imbuh Pangdam.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Pangdam berpesan agar setelah ditutupnya program TMMD tesebut, semangat kebersamaan, gotong-royong hingga kemanunggalan TNI dengan rakyat harus tetap terjaga sehingga tidak mudah terhasut dan terprovokasi.











