KAB. BANDUNG || bedanews.com — Menggeruduk Pemerintah Kabupaten Bandung, Selasa 2 Desember 2025, Aliansi LSM dan Ormas Pandawa Lima meminta bongkar dan Usut dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme Paket Pekerjaan Drainasse dan Jalan periode tahun 2024-2025 di Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Kabupaten Bandung.
Disebutkan salah seorang pengurus Pandawa Lima, Agus Satria, ada 15 paket yang dikerjakan namun kualitas dari pembangunan tersebut tidak bagus. Jelas hal itu mengakibatlan kerugian sekitar 1 (satu) miliar lebih.
Melalui orasinya, Agus menuntut Sekretaris Daerah Cakra Amiyana untuk menerima aspirasi yang akan disampaikan dan bisa memberikan tindakan tegas terhadap DPUTR (Dinas Pekerjaan Umun dan Tata Ruang).
“Kita sudah melakukan upaya terbaik sebagai mitra kerja dalam mendampingi setiap pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan,” katanya di depan gerbang pintu masuk Pemkab Bandung.
Ditambahkan Budi Abuy yang menegaskan, secara gamblang, sudah 5 (lima) kali melakukan audensi dalam upaya memperoleh keterangan atas 15 proyek yang di indikasikan merugikan pemerintah. Ironisnya para pejabat Dinas PUTR seakan saling lempar.
“Kalau kerugian sekitar satu juta rupiah mungkin itu bisa dimengerti, tapi ini mah satu miliar lebih, entah dikemanakan uangnya,” pungkas Budi Abuy***











