Lahan Perhutani yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar satu hektare. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian personel dalam kejadian tersebut. Sementara tanaman jati di sekitar lokasi dilaporkan dalam kondisi aman.
Koptu Slamet Hariyanto mengatakan, respons cepat dilakukan untuk mencegah api meluas, terlebih kebakaran terjadi di kawasan hutan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.
“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pemadaman bersama masyarakat. Setelah api berhasil dipadamkan, kami tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di kawasan hutan maupun lahan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.













