Pihak sekolah dan dinas pendidikan belum memberikan penjelasan resmi terkait keluhan ini. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa, keterlambatan pengiriman bahan makanan dan keterbatasan anggaran menjadi alasan utama.
“Program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah, namun menu yang disajikan dinilai tidak memenuhi harapan. Masyarakat berharap agar pihak terkait dapat memperbaiki menu makanan yang disajikan dan meningkatkan kualitas program MBG,” tukasnya.
Sampai berita ini di publikasikan, belum ada keterangan dan penjelasan dari pihak SPPG maupun dapur tersebut. (Agus T).
Page 2 of 2










