Melalui Raker berharap dapat terus meningkatkan rekognisi internasional dengan tetap memperhatikan potensi masing-masing.
“Mudah-mudahan dalam waktu singkat ini kita bisa pengembangan kampus. Caranya dengan melakukan kerja terukur dan terkontrol. Kehadiran kita harus ikut aplikasi Super Apps Pusaka. Jangan membuat konten aneh-aneh, di era digital ini jejak dapat dilacak. Segala aturan ASN harus diterima, saya titip, taat pada aturan berlaku,” pesannya.
Wakil Rektor II, Prof. Tedi Priatna, menyampaikan sebanyak 224 peserta mengikuti Rapat Kerja UIN Sunan Gunung Djati Bandung. “Maksud dan tujuan diadakannya Rapat Kerja ini untuk melakukan evaluasi atau capaian kinerja tahun 2022 dan koordinasi program tahun 2023. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan Rapat Kerja ini dapat menjadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai kampus yang unggul dan kompetitif dengan terus meningkatkan rekognisi internasional,” paparnya.













