Karena itu, Ono menilai pemerintah daerah perlu mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan lahan yang telah lama diokupasi masyarakat.
Ia menyebut PTPN dinilai tidak lagi mampu mengelola dan mengambil kembali seluruh lahan yang telah diokupasi tersebut.
“Jangan hanya selesai di Gunung Wayang, tapi juga di wilayah-wilayah lain. PTPN pun sudah tidak mampu untuk mengambil kembali lahan-lahan yang telah diokupasi itu,” ujarnya.
Ono menyebut kawasan Gunung Wayang menjadi salah satu prioritas karena berkaitan dengan kawasan hulu Sungai Citarum.
Kawasan Cisanti yang berada di kawasan tersebut merupakan titik awal aliran Sungai Citarum dan menjadi bagian penting dalam program Citarum Harum.
“Gunung Wayang menjadi prioritas karena Cisanti itu kan titik nolnya Citarum dengan program Citarum Harum. Jadikan pilot dulu yang 1.000 hektare,” katanya.













