“Pertanian di perkotaan pastinya membutuhkan inovasi tinggi karena lahannya terbatas, termasuk _smart farming_ di Makalasari ini hasilnya luar biasa,” ujar Lasiran.
Lebih lanjut, Lasiran mengatakan akan siap mendukung penuh _smart farming_ dengan keandalan listrik agar hasil panen dan perkembangan produksi maksimal. Saat ini pasokan listrik di Jakarta memilik cadangan 36% dimana masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berbagai aspek seperti pertanian, bisnis, industri, rumah tangga, maupun kendaraan listrik.
“Kami di PLN mendukung _electrifying agriculture_ dimana listrik mendukung dunia pertanian seperti di Malakasari ini listrik untuk penyiraman serta menunjang _smart farming_,” kata Lasiran. (Red).












