“Saya berkewajiban untuk mendukung sekaligus mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini agar benar-benar berjalan dengan baik. Program ini harus dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak kita di Manokwari dan Papua Barat pada umumnya,” ujar Obet saat sosialisasikan program MBG di RM Buk Isti Andai pada Rabu, (4/3).
Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada perencanaan di tingkat pusat, tetapi juga pada pelaksanaan teknis di lapangan. Menurutnya, dapur-dapur penyedia makanan dan satuan pelayanan pemenuhan gizi perlu mendapatkan perhatian, pembinaan, serta pengawasan yang berkelanjutan agar seluruh proses berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
“Jika dapur-dapur yang sudah berdiri masih memerlukan pendampingan, maka itu harus menjadi perhatian bersama. Kita harus memastikan semua pihak yang terlibat memahami dan menjalankan standar yang ada, sehingga kualitas makanan dan pelayanan tetap terjaga,” tegasnya.












