Lebih lanjut, Asops Kasal menekankan bahwa, kerja sama dalam bidang pertukaran informasi dan intelijen, patroli terkoordinasi (coordinated patrol), serta bentuk kerja sama operasional lainnya harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan keamanan maritim. Maraknya aktivitas penyelundupan yang merugikan Indonesia, antara lain penyelundupan benih bening lobster, pasir timah, dan berbagai komoditas lainnya di wilayah perbatasan kedua negara, termasuk penyelundupan narkotika, seharusnya dapat ditekan apabila kedua pihak secara konsisten melaksanakan komitmen kerja sama yang telah disepakati dengan tetap menjunjung tinggi prinsip saling menghormati.
Menanggapi evaluasi tersebut, Ketua Delegasi RSN menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan koordinasi dengan berbagai instansi terkait di Singapura, guna memastikan tindak lanjut yang lebih efektif terhadap hasil evaluasi dan kesepakatan bersama pada masa mendatang.













