Sedangkan Koordinator Daerah Makanan Bergizi Muhammadiyah Kota Bandung, Cepi Aunillah menjelaskan, MBG Muhammadiyah dimulai minggu ini di Komplek Perguruan Muhammadiyah Antapani.
“Saat ini jumlah penerima manfaat sekitar 1.700 siswa dari TK 12 Muhammadiyah, SD 7 Muhammadiyah, SMP 8 Muhammadiyah dan dan SMA 2 Muhammadiyah,” ungkapnya.
Program ini menyasar sekolah-sekolah dalam radius 5 kilometer, dengan target bertambah menjadi 3.200 – 3.500 penerima manfaat, termasuk ibu hamil dan menyusui.
Program MBG diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting, serta menjamin anak-anak mendapatkan gizi yang layak sejak dini. Ini juga merupakan bagian dari upaya menciptakan Sumber Daya Manusia unggul di masa depan.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya dapur MBG Muhammadiyah ini, kita semua bisa berkontribusi mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” tuturnya.












