“Kenapa Pak Prabowo kembali (mengkritik) BUMN, padahal di bulan ini pilpres sudah selesai. Padahal beliau tidak perlu lagi elektabilitas. Padahal beliau tidak perlu lagi mencari suara hati pemilih, artinya apa, artinya BUMN di mata Pak Prabowo benar-benar tidak baik-baik saja,” ucap Mufti.
Mufti juga membayangkan bagaimana jika Prabowo terpilih menjadi presiden dan menilai kinerja Erick Thohir sebagai tidak baik. Dia menyoroti bahwa jika Prabowo melihat BUMN sebagai masalah, maka akan ada konsekuensi serius bagi pihak yang bertanggung jawab, termasuk Erick Thohir.
“Misalnya siapa tau Pak Prabowo terpilih menjadi presiden, kemudian beliau melihat BUMN tidak baik, bahwa BUMN hanya menjadi benalu bagi negara, bahwa BUMN hanya menjadi lintah darat, bangsa kita. Kemudian beliau membubarkan BUMN ini, maka tentu Pak Erick Thohir sebagai menteri BUMN di periode 2019-2024 akan dicatat dalam sejarah sebagai terburuk di dalam sejarah itu,” ujar Mufti dengan nada serius.













