Pihaknya mengimbau agar menjaga kesehatan terutama anak-anak yang memang belum baliq atau belum wajib berpuasa, termasuk orang tua lanjut usia, untuk mengganti atau meng qadha puasanya di bulan syawal .
“Jadi kalau tidak kuat, jangan dipaksakan, karena musafir jadi boleh batal, namun nanti wajib diganti puasanya, karena yang utama jaga kesehatan, kedua kepada pengemudi dan seluruh kru jaga keselamatan, ketiga jaga kegembiraan. Supaya apa, yang muntah tidak jadi muntah, yang mabuk tidak jadi mabuk, sehingga perjalanan menyenangkan. Selamat jalan, semoga selamat hingga tujuan,” pungkasnya.
Sementara salah seorang pemudik yang ikut program Mudik Bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tahun 2023 Pos Indonesia Batch 2, Riski Amalia yang merupakan warga asal Surabaya, mengaku sangat gembira saat hendak berangkat mudik bareng Pos Indonesia.













