”Alhamdulillah pada hari ini setelah panitia di Sumsel pontang-panting dalam mensukseskan Mubeslub IWO ini, sampai berganti gedung atau tempat sebanyak lima kali. Setiap lima tahun sekali kita melaksanakan musyawarah bersama dalam memilih dan menetapkan ketua umum yang baru,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus bisa melahirkan kaderisasi yang meneruskan estafet organisasi ke depannya, begitu juga di tubuh IWO, tentunya seorang pemimpin harus dapat menyadari dibelakang dia banyak generasi baru yang barang kali lebih hebat. Pada Musyawarah IWO ini tentu diharapkan terpilih seorang pemimpin yang baru dengan menjalankan ad/art dengan bertanggung jawab, integritas dan memiliki loyalitas terhadap organisasi.
”IWO adalah rumah bagi wartawan online berkarya, berkreasi, membangun peradaban dan kemanusiaan. Hitam putih bangsa ini, itu salah satu yang menentukan itu adalah wartawan, tulisan saudara itu bisa menghancurkan dan juga bisa membangun peradaban. Mari kita saling mengingatkan terus bahwa menyebar hoax itu juga adalah bagian dari setan, karena wartawan itu menyampaikan kebenaran,” katanya.











