Selain pembekalan karakter dan keterampilan, kegiatan yang diikuti puluhan anak-anak tersebut, juga menyoroti isu penting seperti bullying atau perundungan. Mengingat anak-anak merupakan kelompok yang rentan menjadi korban perundungan, baik oleh teman sebaya maupun orang dewasa.
“Kita mendorong anak-anak agar tidak takut melaporkan apabila mereka mengalami, melihat, atau mendengar kasus bullying. Dengan begitu, mereka akan terlindungi dari tindakan yang merugikan ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan yang dikemas dalam bentuk outbound tersebut, ia juga berpesan dan memotivasi kepada anak-anak dan mengajak mereka untuk berani bermimpi dan bekerja keras dalam mewujudkannya.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, tetapi juga berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan zaman.












