Dalam sambutan Walikota Bandung Muhammad Farhan yang disampaikan Zulkarnain mengatakan bahwa Forkopimda Cup adalah wadah penting untuk merawat koordinasi antar instansi. “Ini bukan hanya tentang sepak bola, badminton, atau pingpong. Ini tentang bagaimana kita bersatu sebagai satu tim untuk merawat Bandung,” tuturnya.
Ada dua isu besar yang membutuhkan kolaborasi serius, yakni persoalan sampah dan pengangguran. Keduanya dinilai membutuhkan sinergi Forkopimda agar tidak berkembang menjadi masalah sosial yang lebih luas. Ia mengajak seluruh peserta menjaga sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai penguat kebersamaan.
Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi menuturkan, Forkopimda Cup bukan hanya ajang kompetisi, melainkan sarana memperkokoh kerja bersama antar lembaga.













