Sebagai bentuk tanggung jawab kepada mereka yang telah berkorban, Ono meminta masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif demi kebaikan bersama.
Rakyat pun diminta untuk bersatu padu melawan segala bentuk tindakan yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Setiap tahunnya hari kemerdekaan Republik Indonesia selalu disambut dengan suka cita oleh segenap bangsa Indonesia dengan membuat berbagai macam perhelatan sebagai ekspresi rasa syukur telah menjadi bangsa yang merdeka, mengingat dibelahan dunia lain masih banyak bangsa yang belum benar-benar menikmati menjadi bangsa yang merdeka layaknya kita semua, tentunya harus kita syukuri.
“Bahwa kemerdekaan yang telah kita raih selain hasil jerih payah para pahlawan dan para pejuang kemerdekaan juga atas berkat rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga tidak sepantasnya kita mengingkari apalagi merusak rahmat yang telah dianugerahkan kepada Bangsa Indonesia. Walaupun setelah 76 merdeka, masih terdapat banyak ketimpangan disana-sini, kekurangan disana-sini, masih banyak sektor yang membutuhkan pembenahan-pembenahan, karena begitulah dinamika berbangsa dan bernegara, tidak akan berjalan mudah seolah membalikkan telapak tangan, semuanya perlu kita perjuangkan secara bersama-sama, secara bergotong-royong, satu untuk semua, semua untuk satu, Indonesia Merdeka, Indonesia Jaya, Indonesia Raya!” katanya.













