Apalagi, cetus Ono, banyak pula yang menggunakan koperasi sebagai kedok untuk memperkaya diri sendiri.
“Sudah waktunya Pemerintah fokus untuk bisa mendorong koperasi sebagai gerakan ekonomi kerakyatan. Melalui kebijakan tentang perlindungan dan pemberdayaan koperasi, seyogyanya koperasi diberikan akses kepada program-program ekonomi. Sudah saatnya program pendidikan, pelatihan dan pendampingan dari pemerintah lebih banyak dilakukan oleh seluruh tingkatan pemerintah,” tegas Ono Surono.
Ono Surono meminta agar koperasi diberikan akses untuk mempunyai core bussines yang sesuai kepentingan anggotanya.
Misalnya koperasi petani, imbuh dia, maka koperasi itu harus diberikan akses untuk menjadi distributor/kios pupuk/obat2an. Kemudian, koperasi simpan pinjam harusnya diberikan juga akses untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).













