Bali – bedanews.com – Salah satu tantangan kehidupan masyarakat saat ini adalah menguatnya ekstrimisme, radikalisme, yang berpotensi berujung kepada aksi terorisme. Prespektif sosiologi agama melihat bahwa ekstrimisme dan radikalisme berpotensi menjangkiti semua pemeluk agama, tidak hanya suatu agama yang mayoritas di suatu wilayah bahkan agama yang minoritas di suatu wilayah bisa juga terkena paham ekstrimisme dan radikalisme.
Penyebaran paham ini dilakukan dengan doktrinasi kepada generasi muda, melalui lembaga pendidikan, buku, buletin, dan melalui internet.
Bali merupakan wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, namum demikian Bali memiliki masyarakat yang cukup heterogen dengan beragam suku, agama, ras, dan budaya yang hidup saling berdampingan dengan damai dan penuh toleransi.











