“Terlebih lagi bicara adat dan budaya sunda yang harus terus menjadi jatidiri sekaligus kebanggaan rakyat Jawa Barat,” ungkapnya.
Ono mengungkapkan, kedua tokoh ini hingga saat ini masih peka dalam melihat situasi politik. Karenanya, kata dia, pandangan-pandangan dan second opinion dari Kang Tjetje dan Ceu Popong sangat diperlukan untuk membangun Jawa Barat.
“Tadi juga Ceu Popong memberikan buku otobiografi. Pesan beliau apapun yang dilakukan untuk Jawa Barat dan Sunda, pasti Ceu Popong dukung dan bantu, harus dipastikan daria (sungguh-sungguh, serius),” pungkasnya. (mae/*)
Page 2 of 2













