Setibanya di Puskesmas Selabintana, beberapa petugas melakukan pemeriksaan tubuh Machmud Yunus. “Astagfirullah, bapak-bapak tensinya atau tekanan darahnya sangat tinggi 200/160. Secara spontan Rismanto minta kepara petugas agar bisa ditangani dengan baik, alhamdulillah setelah diberikan obat penurun tensi dan obat dibawah lidah. Satu orang petigas mengatakan, kita tunggu Pak 15 menit, tak lama kemudian tensi turun ia menyuruh Machmud Yunus untuk istirahat total,” ucapnya.
Ini sebuah tip bagi rekan-rekan wartawan lainnya. Saya sebagai Kakak dari Machmud Yunus, sebaiknya pagi-pagi itu janganlah sarapan ayau minum kopi dahulu akibatnya akan mendatangkan penyakit, satu contohnya Machmud Yunus. “Untuk itu, pada rekan-rekan satu profesi saya haturkan banyak terima kasih,” ujarnya. (A.M. HAMZAH).











