“Dengan begitu pasti masyarakat dapat lebih sejahtera dan sekaligus ekonominya juga terangkat,” imbuhnya.
Begitu pula dengan sasaran pembuatan sumur bor sebanyak 5 unit dan renovasi Rutilahu (rumah tidak layak huni) sebanyak 7 unit, ia optimis keduanya mampu berdampak luas bagi masyarakat.
Terkait TMMD yang dilaksanakan, Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu menyebut, program itu merupakan bentuk kehadiran TNI yang manunggal bersama rakyat untuk membantu pemerintah dalam mengakselerasikan pembangunan di Pedesaan. Lebih spesifik lagi yang tergolong 3T, tertinggal, terisolir, dan terpencil.
Selain berbagai sasaran itu, pada TMMD ke124 Kodim 0810/Nganjuk juga akan dilakukan berbagai sasaran lainnya. Mulai dari penanaman jagung di lahan seluas 2 hektare, penanaman 1.500 pohon produktif, penanganan stunting, serta berbagai penyuluhan yang bermanfaat untuk masyarakat. (Red).













