Sementara itu, pendiri Elpala sekaligus sutradara film dokumenter Ekspedisi Cicatih Elpala, Eka Bama Putra, mengatakan film yang dibuat dalam ekspedisi ini bukan cuma merekam keindahan alam dan perjalanan petualangan, tapi juga menangkap nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh selama kegiatan berlangsung.
“Alam adalah ruang belajar yang luar biasa. Di sana seseorang belajar menghadapi keterbatasan, mengasah keterampilan, membangun persaudaraan, serta memahami pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Bama.
Ia menambahkan, kegiatan pencinta alam harus selalu dijalankan dengan persiapan matang, kemampuan yang sesuai dan tetap mengutamakan keselamatan.
“Petualangan bukan sekadar keberanian untuk berangkat, tetapi bagaimana seseorang mampu bertanggung jawab terhadap dirinya, timnya dan lingkungan yang dijelajahi,” pungkasnya. (Red).













