Fitur-fitur pada TIMUS Bhinneka ini masih dapat dikembangkan sejalan dengan kebutuhan pemerintah daerah dalam peningkatan layanan publik, dan perencanaan tata kota, seperti penambahan sensor untuk mengecek kualitas udara atau tingkat polusi di perkotaan.
Kemudian dengan penambahan digital screen yang dapat digunakan pemerintah dalam penyampaian informasi kepada publik secara audiovisual, serta smart microphone untuk mendeteksi suara keras, seperti ledakan, tembakan, alarm mobil, dan suara lainnya yang identik dengan kejadian tertentu.
Operasional TIMUS Bhinneka terintegrasi dengan sistem di Jabar Command Center, yang sejak diresmikan pada Maret 2020 lalu, Jabar Command Center telah menjadi pusat informasi bagi masyarakat dan pembentukan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam merespons isu keseharian hingga bencana krusial.













