“Untuk menjadi santri yang sukses kuncinya adalah 4 As, Santri harus Kerja keras, Santri harus kerja cerdas, Santri harus Kerja tuntas, dan Santri harus Kerja ikhlas.” Ucap keluarga besar Uno tersebut.
Menjadi santri kekinian di era digital, ” Seorang santri harus berinovasi, Santri bisa beradaptasi, dan santri harus mampu berkolaborasi.” jelas Uno.
Ketua Yayasan Al-Muhajirin Ifa Faizah Rohmah, berterima kasih sekaligus apresiasi kepada Sandiaga Uno atas kesempatan telah diberikan kepada Pondok Pesantren Al-Muhajirin dan 10 Pesantren sekitar melalui agenda pelatihan itu.
“Kegiatan ini sangat dibutuhkan pondok pesantren sebagai upaya pembinaan generasi santri masa depan yang bukan hanya mumpuni dalam kemampuan agama tapi juga siap mengisi dunia digital dengan konten yang positif,” kata Ifa yang diharapkan banyak pihak semakin bijak dalam mengemban amanahnya.













