“Saya mengapresiasi semangat para petani muda yang mau bangkit dalam wujudkan ketahanan pangan. Tentu, ini perlu kerjakeras serta tim solid dalam mewujudkan program kawasan pertanian berbasis tekhnologi dari hulu ke hilir menuju Pertanian Millenial,” ungkapnya.
Diharapkan Jamal, melalui program pertanian terintegrasi berbasis teknologi.
Selain mampu membangkitkan swasembada pangan, para pemuda tani milenial mampu bersaing di dunia bisnis pangan dengan memanfaatkan aplikasi AbangIjo yang akan diluncurkan.
“Dengan sistem yang kami bangun, Mereka bisa menjual hasil pertanian melalui e-Commerce dengan aplikasi AbangIjo yang baru kami luncurkan,” ujarnya.
Jamal berharap, dengan program tani berbasis teknologi, petani milenial mampu memperbaiki ekonomi keluarga.













