Ia berpendapat, ada beberapa hal yang harus dilakukan sehingga potensi tersebut mendongkrak ekonomi masyarakat secara keseluruhan.
Pertama, Pemda Kabupaten Demak memilih dan menentukan secara ilmiah sawah mana yang cocok sebagai sawah produksi khusus.
“Kedua, kemudian sawah – sawah tersebut di carikan bibit unggul, dan diolah tanahnya secara khusus teknologi modern tentu dengan pupuk yang paling bagus,” terangnya.
Ketiga, Pemda Kabupaten Demak harus membiayai dimana potensi tersebut akan mendapatkan hasil yang bagus untuk masyarakat.
Keempat, adapaun hasilnya bisa dibagi antara pemilik sawah dan Pemda (BUMD).
“Terakhir, hasil padi atau berasnya karena berkualitas bagus, makanya di eksport.
Disini kota Demak baru akan ada dua keuntungan yaitu bisa eksport dan nama Demak terkenal,” pungkasnya. (Red).













