Masih ada satu lagi modal yang membuat nama Erick Thohir sangat layak untuk berada di jalur pacu pilpres, yakni kekuatan ‘amunisi dan logistik’ atau modal ke-ekonomian.
Sebagai seorang pengusaha sukses, tentu tidak ada yang membantah kalau Erick memiliki modal yang sangat cukup untuk bertarung pada kontestasi.
Pilpres di Indonesia tidak bisa dipungkiri membutuhkan biaya yang besar, apalagi bagi capres dan cawapres yang diharuskan menjangkau 514 kabupaten/kota.
Butuh modal yang kuat untuk bisa berakselerasi secara optimal, sosialisasi menjangkau ke seluruh masyarakat.
Menyediakan atribut, biaya tim pemenangan, biaya perjalanan sampai ke biaya saks, singkatnya political cost.
Hanya beberapa orang di Indonesia yang diyakini memiliki kesanggupan untuk modal tersebut dan salah satunya adalah Erick Thohir.













