“Sekarang bisa diproduksi pupuk-pupuk BIOS – 44 DC, dengan bakteri mikroba yang sangat efisien dan produktif, sangat murah, ini sangat membanggakan,” kata Menhan.
Menhan juga berencana akan mengembangkan pupuk BIOS – 44 DC hasil inovasi teknologi terapan Kodam III/ Siliwangi, untuk mengatasi masalah pertanian dan bakal menguji coba pupuk BIOS 44 DC itu di lahan sekitar 20 hektare di sejumlah daerah. Jika berhasil, selanjutnya akan dipaparkan ke Presiden Joko Widodo, Menteri Pertanian dan Menristek.
Menhan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pangdam III/Siliwangi atas inisiatif melakukan inovasi – inovasi pengembangan teknologi. Inovasi tersebut menurut Menhan sangat membanggakan dan sesuai dengan konsep pertahanan negara.
Sementara itu dalam pembekalannya, Menhan mengatakan bahwa, pertahanan yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta), yang sesuai UU RI No. 34 Tahun 2004 yakni sistem Pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga Negara.











