Keempat: Menghadirkan Indonesia yang Damai, Maju, dan Penuh Keberkahan; Tujuan akhir dari persaudaraan bukan sekadar agar kita tidak bertengkar. Lebih jauh daripada itu, persaudaraan harus menjadi energi untuk menghadirkan kehidupan yang damai, adil, maju, beradab, dan penuh keberkahan. Allah Swt. menggambarkan sebuah negeri yang ideal dengan ungkapan:
“Negeri yang baik dan Tuhan Yang Maha Pengampun.” (QS. Saba’ [34]: 15).
Negeri yang baik tidak lahir hanya dari pembangunan fisik. Jalan yang lebar, gedung yang tinggi, teknologi yang maju, dan ekonomi yang tumbuh memang penting. Akan tetapi, semuanya harus ditopang oleh pembangunan manusia yang beriman, berakhlak, jujur, toleran, amanah, serta mampu hidup berdampingan dengan sesama.
Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, marilah kita memperbarui makna kemerdekaan. Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan secara fisik, tetapi juga membebaskan diri dari kebencian, permusuhan, kesombongan, fanatisme berlebihan, berita bohong, dan berbagai perilaku yang dapat memecah belah bangsa. Cinta kepada Indonesia hendaknya diwujudkan dengan menjaga kedamaian, merawat persatuan, memperkuat persaudaraan, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.***













