Kemenangan tidak seharusnya melahirkan kesombongan. Kekalahan pun tidak seharusnya berubah menjadi kebencian. Perbedaan dukungan jangan sampai merusak persaudaraan. Fanatisme terhadap kelompok, klub, daerah, maupun identitas apa pun tidak boleh mengalahkan nilai kemanusiaan dan ukhuwah.
Dalam kehidupan berbangsa, pesan itu sangat penting. Kita boleh berbeda pilihan, berbeda daerah, berbeda suku, berbeda organisasi, bahkan berbeda klub sepak bola yang kita cintai. Namun, jangan sampai perbedaan itu memutus persaudaraan dan merusak
persatuan. Allah Swt. berfirman:
Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.” (QS. Āli ‘Imrān [3]: 103).
Ayat tersebut mengandung pesan yang sangat mendalam: kekuatan umat terletak pada persatuan. Perbedaan tidak harus melahirkan perpecahan. Keragaman justru dapat menjadi kekuatan apabila dibingkai dengan iman, akhlak, sikap saling menghargai, dan tujuan bersama. Rasulullah Saw. juga bersabda:













