Oleh: A.Rusdiana
Pada hari-hari ini bangsa kita memperingati dua momentum penting: Hari Pahlawan 10 November dengan tema “Pahlawan Teladan Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, dan Hari Ayah Nasional 12 November sebuah pengingat bahwa banyak pahlawan hadir tanpa seremoni, termasuk di dalam keluarga kita. Kedua hari besar ini memberikan pesan yang sangat kuat: bahwa kemajuan tidak lahir dari doa tanpa usaha, dan usaha tidak berarti tanpa tawakal. Dari itu semua, paling tidak ada Lima Pesan Utama untuk Membangun Generasi Juang:
Pertama: Tawakal Meneguhkan Hati, Ikhtiar Menggerakkan Kehidupan; Tawakal bukan pasrah, tetapi keyakinan kokoh setelah usaha maksimal. adalah sebuah ungkapan bijak yang secara indah merangkum dua pilar penting dalam menjalani kehidupan, terutama dalam perspektif Islam. Ungkapan ini mengandung makna filosofis yang mendalam dan saling melengkapi. Tawakal berarti berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT setelah melakukan usaha yang maksimal. Ini bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan sebuah sikap mental dan spiritual. Meneguhkan hati mengacu pada ketenangan batin, kedamaian jiwa, dan kepercayaan penuh bahwa segala hasil adalah atas kehendak-Nya.











