Sertu Edi Suryono dengan penuh semangat menyoroti betapa strategisnya tempat peristirahatan ini. Lingkupnya yang terbungkus oleh pegunungan dan hutan lebat, menjadi tempat persembunyian yang diidamkan di masa perang. Kawasan ini, duduk di perbatasan antara Trenggalek dan Pacitan, adalah panggung epik komunikasi dan pergerakan pahlawan kita. Dan tak ketinggalan, keberadaan sumber air yang dekat, menjadi sekutu tak ternilai dalam perjuangan melawan kekeringan dan kelangkaan.
Kunjungan ini, bukan hanya sekadar mencatatkan catatan sejarah, tetapi sebuah panggilan emosional kepada kita semua. Dandim 0806/Trenggalek, melalui langkah-langkahnya yang penuh rasa hormat, menghidupkan kembali semangat dan perjuangan para pahlawan. Jenderal Sudirman dan tempat peristirahatannya, bukan hanya sebuah titik dalam sejarah, melainkan kepingan-kepingan kenangan yang menggugah dan menginspirasi kita untuk terus menyuarakan semangat kebebasan dan keadilan. (Red).













