• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, Januari 14, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Mendidik Anak Di Tengah Zaman Yang Tak Lagi Kita Kenal : Antara Akar Tradisi dan Euforia Digital

Mendidik Anak Di Tengah Zaman Yang Tak Lagi Kita Kenal : Antara Akar Tradisi dan Euforia Digital

Hargib by Hargib
24 Juli 2025
in Edukasi, Jurnal, News, Ragam
0
Prof.Dr.Lilis Sulastri, MM.,

Prof.Dr.Lilis Sulastri, MM.,

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh :  Lilis Sulastri

(Guru Besar Ilmu Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung , dan Ibu dua orang anak)

“Anak-anak adalah pesan hidup yang kita kirimkan ke masa depan, waktu di mana kita tidak akan pernah hadir”

BeritaTerkait

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

14 Januari 2026

Tingkatkan Kualitas Loket Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Bekali Petugas Product Knowledge dan Hospitality

14 Januari 2026

Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli bukanlah sekadar perayaan simbolik, apalagi rutinitas seremoni. Ia adalah momen reflektif bagi kita semua sebagai orang tua, pendidik, pembuat kebijakan, dan warga negara untuk menengok ulang cara kita memperlakukan dan memandang anak-anak di tengah perubahan zaman yang kian cepat dan kompleks. Sudah terlalu lama anak dianggap sebagai tabula rasa, lembar kosong yang harus diisi oleh orang dewasa. Pandangan ini menempatkan anak sebagai objek, bukan subjek. Kita menulis masa depan mereka dengan pena pengalaman kita sendiri, seringkali tanpa mendengar suara mereka. Padahal, seperti dikatakan oleh Khalil Gibran, “Anakmu bukan milikmu. Mereka adalah putra-putri kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri.”

Page 1 of 7
12...7Next
Tags: Antara Akar Tradisi dan Euforia DigitalDi Tengah Zamanmendidik anakTak Lagi Kita Kenal
Previous Post

POSDIGI Hadirkan Layanan Digital Terintegrasi untuk Percepat Transformasi dan Daya Saing Bisnis

Next Post

Korem 012/TU Kembangkan Zona Ketahanan Pangan Berbasis Organik

Related Posts

News

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

14 Januari 2026
News

Tingkatkan Kualitas Loket Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Bekali Petugas Product Knowledge dan Hospitality

14 Januari 2026
Ekonomi

Program Family Strengthening, Wakil Ketua YBM BRILiaN Region 9: Bantuan Berkelanjutan yang Berorientasi pada Kemandirian Keluarga

14 Januari 2026
DUET MAUT-Gubernur Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur Rano Karno-Sugiyanto (SGY)-Emik. (Foto Ist).
Ragam

Duet Pramono Anung–Rano Karno Perlu Mengganti Kepala Inspektur DKI Jakarta Dhany Sukma

14 Januari 2026
News

UMC Gandeng UEF Vietnam, Buka Akses Pertukaran Mahasiswa dan Riset Global

14 Januari 2026
Ragam

Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah

13 Januari 2026
Next Post

Korem 012/TU Kembangkan Zona Ketahanan Pangan Berbasis Organik

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021