Penanaman pohon penghasil Barus ini, jelas Arif, menjadi penuh makna, mengingat keberadaannya sekarang terancam punah. Sejak awal abad 18, pohon kamper banyak ditebang untuk kebutuhan membangun rumah dan bahan utama kapal. Seiring waktu, redupnya rantai bisnis Barus membuat keberadaannya perlahan tergantikan oleh jenis tanaman rempah lainnya.
“Jadi kegiatan menanam bibit Kamper adalah bagian dari komitmen dan tanggungjawab kami sebagai warga kampung dalam, agar kapur Barus tidak menjadi warisan yang dilupakan. Kapur Barus harus tetap lestari sebagai identitas utama Emporium Kota Barus,” tutrup Staf Khusus Wapres RI ini.
Turut menyertai Wapres, KH Ma’ruf Amin melakukan penanaman pohon Kamper di halaman Masjid Raya Barus, nampak Gubernur Sumatera Utara, Kapolda Sumatera Utara, Danrem 023/Kawal Samudera, Pangdam I/Bukit Barisan, Ketua Umum JBMI dan Pj. Bupati Tapanuli Tengah. (Red).













