Dari hasil survey, tambah Jenni, untuk perihal radikalisme mayoritas responden tak bisa menerima gagasan ini. Hal ini menunjukkan bahwa radikalisme sesungguhnya tak mempunyai tempat di hati dan pikiran rakyat. Namun, ia bisa tumbuh bila kita abai dengan berbagai ajaran, sikap intoleran yang menjadi pintu masuk menuju radikalisme hingga terorisme.
“Untuk itu, DPD Vox Point Jawa Barat akan mengadakan diskusi dengan tema, Memetakan Potensi Intolerasi dan Radikalisme di Provinsi Jawa Barat, yang akan diadakan Sabtu ini,” ujar Jenni.
Sejumlah pembicara akan menjadi pemateri seperti, AKBP Mayndra Eka Wardhana, SH, S.IK, MKP, Kasubdit Kontra Naratif Dit Cegah Densus 88 AT Polri, Andreas Doweng Bolo, Ketua Studi Pancasila – Unpar, H Moh. Nurzzaman, M.Si, Stafsus Menag dan Kadensus 99 GP Ansor dan Romo Moderator Vox Point Indonesia Jawa Barat, RD Paulus Rusbani Setiawan B.S. (Yoga).













