“Pribahasa mengatakan di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ketika kami bertugas di perbatasan Papua maka kami Satgas Yonif 126/KC harus dapat membaur dengan masyarakat dan menghormati adat istiadat yang berlaku, salah satunya turut serta bersama masyarakat membantu mengolah Sagu menjadi makanan sehari-hari,” ujarnya.
Ibu stela (45) mengatakan, kami merasa senang atas kehadiran Satgas Yonif 126/KC yang mau membaur dengan masyarakat untuk membantu memanen Sagu dan mengolahnya menjadi Papeda bersama kami, ucapnya. (Red/Pen Satgas Pamtas Yonif 126/KC).
Page 2 of 2










