Menurutnya, agar tidak menimbulkan kepanikan, sebaiknya nama dan alamat penderita sebaiknya dirahasiakan. “Dalam soal identitas penderita sebaiknya hanya menjadi milik redaksi. Ini untuk tidak memicu kepanikan di kalangan masyarakat,” kata Hilman.
Hilman mengimbau para wartawan yang meliput dan bersentuhan dgn wilayah yang terinfeksi Covid-19 tetap waspada dengan melengkapi diri dengan perlengkapan penjagaan kesehatan salah satunya masker.
Di samping itu, dia mengimbau agar
anggota PWI Jabar dalam pemberitaan wajib menjaga kerahasiaan identitas pasien dan keluarganya seperti nama lengkap serta alamat, guna menghindari kepanikan massal.
Dalam pencarian narasumber untuk melengkapi pemberitaan, Hilman menekankan agar wartawan menggunakan narasumber kompeten dalam kasus Covid-19.













