Achmad Ru’yat menegaskan bahwa DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyepakati alokasi anggaran besar untuk mendukung keberlanjutan program ini. Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan dapur Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang akan dikelola secara profesional, melibatkan masyarakat lokal, dan diawasi oleh BGN serta BPOM daerah.
“Selain meningkatkan gizi, dapur SPPG akan membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi lokal melalui konsep Koperasi Merah Putih,” tambahnya.
Kemudian, dari pihak Badan Gizi Nasional, Kolonel Cba R. Wira Manggala, menegaskan bahwa tujuan utama MBG adalah untuk memperbaiki status gizi nasional sekaligus menekan angka kemiskinan. “Kami ingin membangun budaya makan sehat sejak dini. Dengan keterlibatan masyarakat dan pengawasan ketat, kualitas makanan akan terjaga, dan ekonomi lokal juga akan bergerak,” tuturnya.













