Seperti di Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, pembanguan jembatan Perintis Garuda di lokasi tersebut benar-benar menguras tenaga dan pikiran. Betapa tidak? Disamping medan menuju lokasi yang memang ekstrem, akses jalan menuju lokasi pembangunan jembatan memang sangat sulit bahkan tidak bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat.
Bahkan mesin molen pengaduk campuran yang sangat menunjang percepatan pembanguan jembatan, terpaksa harus digeser secara manual oleh anggota Kodim 0802/Ponorogo bekerjasama dengan masyarakat yang memang sangat antusias penuh semangat dalam bekerja.
“Semua bahan material kita angkat menggunakan motor roda dua, artco, gerobak maupun dipikul atau panggul. Bahkan mesin molen pengaduk campuran itu kami geser secara manual bersama masyarakat,” ujar Peltu Daldiri, Batuud Koramil Tipe B 0802/20/Jambon yang setiap hari tak pernah absen ikut berbaur menggarap proyek jembatan tersebut.













