Ia mengatakan, pihaknya melakukan penelitian dengan melibatkan responden 10 ribu mahasiswa Unjani dari jumlah keseluruhan yang mencapai 16 ribu. Selain itu, Ketua Program Studi, para dosen dan dekan juga turut dilibatkan sebagai responden.
“Dari hasil penelitian ini, Universitas Jenderal Achmad Yani merasa bahwa kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini sangat positif dan harus diteruskan. Karena program ini mendekatkan antara dunia perguruan tinggi yang berbasis teori dengan dunia industri tempat mereka akan bekerja,” ujarnya.
Hikmahanto menyampaikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka sebenarnya telah diterapkan di Unjani khususnya untuk Fakultas Kedokteran. Menurutnya, mahasiswa Kedokteran belajar di kampus selama 4 tahun, kemudian menjalankan program magang di Rumah Sakit selama 2 tahun untuk mendapatkan gelar dokter.










