Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E, M.M saat menyampaikan sambutanya, juga mengungkapkan rasa bangga karena bisa hadir di tengah-tengah masyarakat. TNI harus selalu berada bersama masyarakat untuk membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang tengah dihadapi oleh masyarakat, karena TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat.
Menurutnya, kerapan sapi merupakan tradisi masyarakat Madura yang telah lama hidup dan menjadi identitas budaya masyarakat Madura. Kerapan sapi menjadi kebanggaan dan harus terus dilestarikan. Jangan sampai budaya ini tergerus oleh arus globalisasi dan menjadi asing di tanah air kita sendiri.
Lomba kerapan sapi ini bukan hanya mencari siapa yang cepat atau siapa yang menang, tetapi juga merupakan perwujudan keberanian, ketrampilan dan semangat persaudaraan dengan semangat kompetisi yang tinggi dari para peserta lomba.












