Ia menjelaskan, masa pancaroba biasa ditandai dengan frekuensi tinggi badai, hujan yang sangat deras/lebat yang disertai petir, guntur dan angin kencang. “Di masa itu pula pada masa pancaroba biasanya frekuensi orang yang menderita penyakit saluran pernapasan atas, seperti flu, pilek atau batuk, relatif meningkat,” kata Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Bandung melalui telepon, Minggu 3 Desember 2023.
Sementara Mitigasi dalam memasuki pancaroba, didefinisikan Toni sebagai upaya yang ditujukan untuk mengurangi dampak dari bencana, karena Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana (UU No 24 Tahun 2007, Bab I Ketentuan Umum, Pasal 1 angka 9) (PP No 21 Tahun 2008, Bab I Ketentuan Umum, Pasal 1 angka 6).













