Sebelumnya, pria kelahiran 42 tahun lalu ini sebetulnya pernah menggeluti dunia usaha saat dirinya tergabung di PSMS Medan. Markus memutuskan terjun ke dunia usaha kembali, karena memang saat ini memiliki banyak waktu luang setelah dirinya meninggalkan statusnya sebagai pelatih kiper timnas U-16.
“Yang pasti motivasi untuk buka (usaha) ini untuk (masa) ke depan nya ya. Merintis, ya kan kita gak tau mau jadi pelatih sampai kapan, mau maen bola sampai kapan. Makanya saya membuka cafe dan butik ini untuk masa depan dan keluarga,” ujarnya.
Alasan dirinya memilih usaha di bidang fashion dan kuliner, karena menurutnya di Kota Bandung sangat familiar sebagai kota fashion dan wisata kuliner dan dikenal sebagai ParisVan Java.
“Yang pertama (alasannya) itu, kita lihat di Bandung ini kan banyak cafe dan boutique. Kita lihat di sini (Antapani) belum banyak cafe dan boutique (satu atap). Kalau cafe di sini mungkin sudah banyak juga, besar maupun yang kecil. Tapi kalau boutique kayaknya belum ya, makanya di buka di Antapani sini,” ungkapnya.













